Tips dan Cara Membuat Surat Lamaran Kerja agar Dilirik Perusahaan

Sedang bingung bagaimana cara membuat surat lamaran kerja yang benar? Ikuti saja tips dan petunjuk yang kami uraikan di artikel ini. Setelah membacanya, mungkin kamu tak lagi kesulitan menulis surat lamaranmu.

Perlu diketahui bahwa surat lamaran menjadi salah satu syarat wajib yang harus kamu sertakan ketika hendak melamar keja. Untuk itu, sebaiknya kamu mempersiapkannya dengan serius dan maksimal agar nantinya perusahaan yang dituju tertarik dan bersedia merekrutmu sebagai karyawannya.

Sudah tak sabar ingin mengetahui tips dan cara membuat surat lamaran kerja yang dapat kamu jumpai di sini? Tak perlu berpanjang lebar, langsung saja simak penjelasan lengkapnya di bawah ini! Selamat membaca!

Tips Membuat Surat Lamaran Kerja

Cara Membuat Surat Lamaran Pekerjaan - Menulis Surat Lamaran Kerja

Sebelum menguraikan cara membuat surat lamaran kerja, alangkah baiknya kami menjelaskan beberapa tipsnya terlebih dahulu. Penasaran? Simak baik-baik uraian berikut ini!

1. Menggunakan Bahasa yang Baik dan Benar

Penggunaan bahasa adalah hal pertama yang harus kamu perhatikan ketika menulis surat lamaran pekerjaan. Tulislah suratmu secara singkat, padat, jelas, tidak bertele-tele, dan sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).

Selain itu, hindari penulisan surat melebihi satu halaman. Hal ini dikarenakan perusahaan tidak hanya menerima satu surat lamaran saja. Tulisan yang terlalu panjang dan tidak efektif cenderung kurang menarik perhatian pihak penerima kerja.

2. Hindari Menulis Ulang Penjelasan di CV

Sederhananya, isi surat lamaran kerja merupakan penjelasan singkat dari CV yang kamu lampirkan. Meski begitu, hindarilah menulis ulang apa yang sudah dijelaskan di lembar biodatamu.

Ringkaslah pengalaman dan pencapaian kerja di surat lamaran dengan kata-kata yang singkat dan menarik. Jika berminat, mungkin perusahaan akan membaca penjelasan lengkapnya di CV yang kamu lampirkan.

4. Tunjukkan Antusiasme

Tips membuat surat lamaran kerja lainnya yaitu berusaha menunjukkan antusiasme pada pekerjaan yang kamu pilih untuk mengesankan pihak perusahaan. Caranya yakni dengan menuliskan motivasimu kenapa tertarik dengan posisi tersebut serta kemampuan apa yang kamu miliki untuk mengerjakannya.

Oleh karenanya, pakailah kalimat yang dinamis dan aktif serta hindari penggunaan kalimat negatif. Kamu tak perlu menjelaskan semua kemampuan dan pengalamanmu karena penjelasan lengkapnya sudah ada di CV. Cukup singgung dengan dua atau tiga kalimat saja.

5. Membicarakan Perusahaan

Tips Membuat Surat Lamaran Kerja - Mengetik Surat Lamaran Kerja

Agar semakin tertarik padamu, singgunglah sedikit profil tempat kerja dalam surat lamaranmu. Penjelasan itu biasanya akan membuat pihak perusahaan senang karena setidaknya kamu mengetahui seluk-beluk tentang mereka.

Sehingga, paling tidak lakukanlah riset kecil-kecilan terkait perusahaan yang akan kamu tuju. Setelah itu, tinggal kamu tulis saja di surat lamaranmu. Tak perlu berlebihan, cukup uraikan apa yang membuatmu terkesan pada perusahaan itu dan kontribusi apa yang dapat kamu berikan untuk mereka.

6. Jaga Kebersihan Surat Lamaran

Untuk menghindari ketidakrapian, kamu dapat menuliskan surat lamaranmu dengan komputer. Jika ada kesalahan pun kamu bisa langsung menghapus dan mengeditnya lagi. Sehingga ketika dicetak, surat lamaranmu akan terlihat rapi dan bersih.

Walau isinya menarik, nilai surat lamaranmu akan berkurang jika terlihat kotor, lusuh, penuh bekas tip-ex, dan banyak salah ketik. Untuk itu, ceklah terlebih dahulu sebelum mengirimkannya. Kalau perlu, minta orang-orang terdekat untuk menilai surat lamaranmu.

7. Lampirkan Data-data yang Dibutuhkan dan Surat Pendukung Lainnya

Tidak hanya surat lamaran kerja, biasanya kamu juga diminta untuk menyertakan data-data atau surat pendukung lain yang diperlukan perusahaan. Tujuannya yaitu agar mereka dapat mengetahui profil detail, pengalaman, dan kompetensi yang kamu miliki.

Setelah itu, perusahaan pun dapat mempertimbangkan apakah kamu layak mengikuti seleksi selanjutnya atau sebaliknya. Beberapa data dan surat pendukung yang dibutuhkan di antaranya daftar riwayat hidup, fotokopi KTP, fotokopi ijazah terakhir, pas foto terbaru, an fotokopi sertifikat kompetensi.

8. Baca Ulang dan Cek Berkas

Tips membuat surat lamaran kerja selajutnya yaitu membaca ulang surat lamaran yang telah kamu buat dan mengecek berkas-berkas kelengkapannya. Hal ini dilakukan untuk menghinari kesalahan tulis atau kurangnya berkas saat telah dikirim.

Bacalah baik-baik surat lamaran yang kamu buat dan segera benahi kesalahannya. Untuk memudahkan, kamu bisa menggunakan fitur spell dan grammar checker di Ms. Word. Kalau sudah siap, kamu tinggal mencetaknya dan menyiapkan surat pendukung lainnya.

9. Jangan Lupa Bubuhkan Tanda Tangan

Setelah semua beres, jangan lupa membubuhkan tanda tangan di lembar surat lamaran setelah kamu mencetaknya. Selain menunjukkan keseriusan, tanda tangan juga akan menjadi penanda keaslian identitasmu.

Selain itu, ada pula beberapa perusahaan yang menilai calon karyawan dari tanda tangannya. Sehingga, pastikan tanda tanganmu asli serta sesuai dengan yang kamu buat di KTP atau ijazah.

Baca juga: Kumpulan Contoh Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja


Sumber: YouTube – Mudacumasekali

Setelah mengetahui tips membuat surat lamaran kerja, tentunya kamu bertanya-tanya bagaimana cara menuliskannya? Yuk, langsung saja simak bagian dan materi surat lamaran pekerjaan berikut ini!

1. Tempat dan Tanggal Penulisan Surat

Cara membuat surat lamaran kerja, pertama-tama tulislah tempat tanggal penulisan surat di pojok kanan atas lembar surat lamaranmu. Jangan sampai keliru, ya!

2. Perihal dan Lampiran

Setelah itu, jangan lupa tulis perihal dan beri keterangan “lamaran pekerjaan” dan berapa lembar berkas yang ingin kamu lampirkan.

3. Nama dan Alamat Perusahaan yang Dituju

Selanjutnya yaitu menulis nama orang, jabatan, atau lembaga yang dituju. Kemudian disusul dengan alamat lengkap perusahaan.

3. Salam Hormat

Meski terlihat sepele, penulisan salam hormat dalam surat lamaran adalah sebuah keharusan untuk menghargai instansi yang dituju.

4. Pembukaan Surat

Di pembukaan surat, tulis dari mana kamu mendapatkan informasi tentang lowongan kerja yang dilamar. Misalnya kamu mengetahui dari iklan di koran, dari sahabat, media sosial, dan sebagainya.

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja - Contoh Surat Lamaran Kerja
Contoh surat lamaran kerja umum
Sumber: Rocket Manajemen

5. Identitas Diri

Bagian selanjutnya yaitu menuliskan identitas diri yang meliputi nama, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, pendidikan, alamat, dan nomor telepon.

6. Kemampuan dan Pengalaman Kerja

Secara singkat, ceritakan pekerjaan kamu saat ini dan pengalaman kerja sesuai dengan posisi yang kamu lamar. Selain itu, tulis pula kompetensi yang kamu miliki untuk mendukung pekerjaanmu nantinya.

7. Surat Pendukung yang akan Dilampirkan

Sampaikan pula apa saja berkas-berkas yang kamu lampirkan untuk melengkapi surat lamaranmu, seperti CV, fotokopi KTP, ijazah, dan sebaganya.

8. Penutup

Di bagian penutup, tegaskan bahwa kamu memiliki keinginan kuat untuk menempati posisi pekerjaan yang diinginkan. Jika perlu kamu juga bisa menulis kapan bisa dihubungi untuk proses berikutnya, dan tak lupa tutup dengan ucapan “terima kasih.”

9. Tanda Tangan dan Nama terang

Terakhir, tutup dengan menuliskan salam hormat, nama terang, dan membubuhkan tanda tangan. Setelah selesai, cek sekali lagi surat lamaranmu mountuk memastikan ketepatan bahasa dan tulisanmu.

Sudah Siap Mempraktikkan Tips dan Cara Membuat Surat Lamaran Kerja?

Demikian beberapa tips dan cara membuat surat lamaran pekerjaan yang dapat kamu simak di sini. Setelah membacanya, apakah kamu semakin siap untuk menuliskannya? Jika iya, kamu bisa men-download surat lamaran kerja di artikel ini sebagai contoh.

Setelah jadi, alangkah baiknya kamu mengirimkannya di hari kerja (terutama hari Senin) agar segera diproses oleh perusahaan tujuanmu. Jangan lupa berdoa, ya! Semoga berhasil!

NuraMagz